Mortir diduga peninggalan zaman perang dunia ke-2 ini ditemukan pekerja proyek rel kereta api. Saat itu pekerja rel kereta api menggali gorong-gorong menggunakan alat berat eskavator.
"Mata eskavator tadi membentur besi, sehingga kita kaget dan mencoba untuk mendekatinya. Teryata mirip bom, lalu kita beritahukan ke polisi," kata Sarif, operator eskavator saat dikonfirmasi detikcom, Kamis (13/6/2013).
Sementara Polsek Boureno langsung mengamankan TKP dengan memasang garis polisi, agar masyarakat tidak mendekat ke lokasi kejadian. Untuk menindaklanjuti kejadian ini, polisi meminta bantuan tim gegana Brimob Polda Jatim di Bojonegoro. Setelah itu mereka mengevakuasi mortir untuk diidentifikasi lebih lanjut di markas Brimob.
"Kita amankan ke mako untuk diidentifikasi. Diduga ini peninggalan perang kedua, karena menurut cerita warga setempat, desa ini dulu sempat dibom oleh pihak asing saat perang kedua," jelas AKP Edi Suyono, Komandan Kompi Brimob Den C/3.
(fat/fat)











































