Menurut keterangan yang dihimpun detikcom, Selasa (11/6/2013 peristiwa tragis yang menimpa korban terjadi, Senin (10/6) siang kemarin. Waktu itu, korban tengah terlibat adu mulut dengan pelaku di rumahnya. Karena sudah sebulan lamanya meninggalkan rumah tanpa pamit.
Pelaku yang kebetulan selesai membeli bensin eceran langsung menyiram botol ke arah tubuh korban. Melihat istrinya terbakar, pelaku kabur menghindari amuk warga.
"Korban dibakar di dalam rumah," terang Kapolsek Pakisaji AKP Ni Nyoman Sri kepada detikcom.
Endang, ibu kandung korban berusaha menolong ikut tersulut bara api dan kini tengah menjalani perawatan medis di rumah sakit. Dengan bantuan warga sekitar, ibu tiga anak itu berhasil dievakuasi menuju rumah sakit.
"Ibunya Endang ikut terbakar saat berusaha menolong, saat itu juga mereka dibawa ke rumah sakit. Namun, korban meninggal pagi tadi setelah menjalani perawatan medis," tutur Nyoman.
Nyoman mengaku, pelaku sudah berhasil diamankan dan kini menjalani pemeriksaan di Polres Malang. Pengakuan sementara, pelaku emosi dikarenakan korban meninggalkan rumah tanpa pamit.
Sebelumnya, terjadi pertengkaran hebat antara keduanya. Waktu itu, pelaku menuduh korban telah berselingkuh. "Pasca itu korban meninggalkan rumah dan baru pulang saat kejadian," ungkap Nyoman.
Untuk sementara pelaku dijerat UU No 23 tahun 2004 tentang KDRT. Sementara sebagai bahan penyelidikan jasad korban dibawa ke Rumah Sakit dr Saiful Anwar untuk menjalani otopsi.
(fat/fat)











































