"Saya dan Heru sedang memperbaiki asbes yang akan diganti dengan seng di pabrik gula. Tiba tiba ada suara brak dan teman saya tidak ada, setelah saya lihat ke bawah ternyata jatuh. Lalu kita turun dan saya lihat kondisinya sangat mengenaskan," kata Yanto (25), teman korban kepada detiksurabaya.com, Selasa (4/6/2013).
Yanto mengatakan dia dan dua temannya sudah melakukan prosedur keselamatan kerja.
"Saya heran kok bisa jatuh, padahal kita sudah memakai sabuk pengaman. Karena lokasinya memang cukup tinggi, sekitar 15 meter," imbuh Yanto.
Korban yang terluka parah kemudian dibawa ke Puskesmas Geneng, namun nyawa Yanto tak tertolong.
"Awalnya korban menginjak asbes dan terjatuh lalu memmbentur besi baru menghantam lantai serta masuk ke kolam. Diduga tali pengaman yg dipakai korban terlepas. Korban sempat dilarikan ke puskesmas namun keburu meninggal dunia akibat luka parah di bagian kepala," jelas Kapolsek Geneng AKP Hartono.
Usai dilakukan visum, jenazah korban kemudian dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan.
(fat/fat)










































