Tidak ada yang tahu pasti kronologi kematian Aliong. Sebab, sejak istrinya, Nur (56) bekerja di tambak udang, korban sering tinggal sendiri di rumahnya tersebut.
"Saya curiga karena sampai siang lampu di depan rumah terus menyala. Saya ketuk-ketuk pintunya tidak ada orang. Makanya saya langsung telpon istrinya agar pulang. Setelah dicek Aliong sudah meninggal," kata Amri, salah seorang tetangga korban.
Keterangan yang dihimpun detikcom menyebutkan, Aliong ditemukan tengkurap tanpa busana di bagian dapur, tepat depan kamar mandi rumahnya, sekitar pukul 14.15 Wib. Tahu suaminya terkapar tak bernyawa, sang istri langsung berteriak hingga warga berdatangan. Polisi yang datang ke lokasi kejadian segera memeriksa kondisi Aliong.
Ditemukan luka di kepala bagian kiri korban dan bercak darah yang sudah mengering di lantai. Polisi tidak menemukan pakaian korban di dalam kamar mandi maupun di sekitar mayat korban. Terkait adanya luka di kepala korban polisi menduga akibat terbentur tembok saat korban terjatuh.
"Dugaan kami korban jatuh sendiri di depan kamar mandi dan kepalanya terbentur hingga terluka. Korban telanjang karena mungkin mau ke kamar mandi. Dia kan sendirian di rumah. Keterangan keluarganya, selama ini korban punya penyakit hipertensi," tandas Kasatreskrim Polres Situbondo, AKP H Sunarto di lokasi kejadian.
Dari rumah korban, polisi menemukan sejumlah jenis obat-obatan yang diduga untuk mengobati penyakit korban. Sayangnya, upaya polisi menyelidiki lebih jauh penyebab kematian korban terhalang. Sebab pihak keluarga ngotot menolak mayat Aliong dibawa ke RSU dr Abdoer Rahem Situbondo untuk dilakukan visum.
(fat/fat)











































