AG (14) mengaku nekat mencuri ayam, karena butuh uang untuk membayar SPP sekolahnya yang menunggak sampai 4 bulan.
Wajah AG asal Sukodono Sidoarjo itu terlihat lebam dan bengkak, akibat dihadiahi bogem mentah oleh warga Perumahan Umum Bhayangkara, Desa Urang Agung, Kecamatan Kota Sidoarjo, setelah kepergok mencuri ayam jago milik pengusaha ternak Ayam Bangkok, M Sulton (41) warga Perum Bhayangkara, pada Sabtu (1/6/2013) dini hari.
"Saya mencuri ayam karena terpaksa untuk membayar SPP sekolah. Orang tua saya jarang memberi uang sekolah. Saya belum bayar sekolah selama 4 bulan," ujar pelaku di Mapolsek Sidoarjo kota.
Karena tidak dapat membayar SPP sekolahnya, pelaku pun berfikir mencari uang untuk membayar SPP sekolahnya. Sekitar dua minggu lalu, pelaku juga mencuri ayam milik Sulton.
Selama beraksi 3 kali, pelaku berhasil membawa kabur 3 ekor ayam. Ayam curiannya itu dijual Rp 150 ribu per ekor. Sialnya, saat aksinya yang keempat, pelaku kepergok korban.
Pada pagi dini hari sekitar pukul 04.00 wib, pelaku masuk melalui pintu pagar rumah korban yang tidak terkunci. Kemudian berjalan ke halaman samping kiri rumah korban dan mencuri ayam jago yang berada di dalam sangkar.
Aksi tersebut membuat pemilik rumah terbangun dan memergoki pelaku. Pelaku pun kabur dan pemilik rumah berteriak maling. Teriakan itu membangunkan tetangganya, hingga pelaku ditangkap dan digebukki massa hingga babak belur wajahnya. warga pun menyerahkan pelaku ke petugas Polsek Sidoarjo Kota.
"Sehubungan tersangka masih anak-anak di bawah umur, perlakuan penahanannya tidak disamakan dengan yang dewasa. Namun tersangka tetap diproses hukum dan dikenakan pasal 362 KUHP," jelas Kapolsek Sidoarjo Kota Kompol Mujiono.
(/)











































