Pelaku berhasil menggasak seluruh barang dalam ruangan tersebut. Diantaranya 13 CPU komputer, 15 monitor LCD, 1 LCD proyektor, dan 2 set komputer baru yang masih dalam kemasan kardus.
"Pencurian dilakukan di lab sekolah," kata Kapolsek Tambakboyo AKP Muncoko, menjawab konfirmasi wartawan.
Menurut kapolsek, pencurian diperkirakan terjadi Rabu malam atau Kamis dinihari. Namun hilangnya sejumlah barang baru diketahui penjaga sekolah jam 5 pagi saat hendak membersihkan ruangan.
"Baru diketahui jam 05.00 WIB. Penjaga bila beberapa barang sudah hilang ketika pintu dibuka," sambungnya.
Peristiwa itu kemudian dilaporkan kepada petugas keamanan sekolah, lalu diteruskan ke Polsek Tambakboyo. Selanjutnya polisi datang untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP)
Hingga kini polisi belum bisa menyimpulkan hasil penyelidikan. Petugas masih melakukan penyelidikan dan meminta keterangan sejumlah saksi "Kita masih lakukan penyidikan," papar kapolsek.
Sementara itu, penjaga sekolah yang menjadi saksi pertama enggan memberi keterangan kepada wartawan. Saat dikonfirmasi, penjaga honorer tersebut menghindar dan menolak menyebutkan namanya.
“Gak usah wawancara mas,” ujarnya penjaga sekolah yang diperkirakan berusia 30 tahun tersebut saat ditemui wartawan di dalam lingkungan sekolah tempatnya bekerja.
(/)










































