Polisi Sayangkan Pernyataan Keluarga Briptu Rani ke Media

Polisi Sayangkan Pernyataan Keluarga Briptu Rani ke Media

Norma Anggara - detikNews
Senin, 27 Mei 2013 16:48 WIB
Polisi Sayangkan Pernyataan Keluarga Briptu Rani ke Media
Surabaya - Kasus menghilangnya seorang polwan yang berdinas di Polres Mojokerto, Briptu Rani, rupanya masih belum menemui titik terang. Alih-alih kelar, kasus ini justru diwarnai pernyataan dan curhatan keluarga Briptu Rani soal adanya pelecehan yang menimpa Rani.

Inilah yang disayangkan oleh pihak Polda Jatim. Kasubid Penmas Polda Jatim AKBP Suhartoyo mengatakan, bila memang ada pelecehan yang dilakukan beberapa oknum di Polres Mojokerto, Rani sebaiknya melapor ke Bid Propam.

"Kalau ada pelecehan ya lapor ke Propam, nanti diproses. Nggak perlu bicara ke media. Sebagai keluarga polisi, apa tidak malu?," kata Suhartoyo kepada detik.com di Mapolda Jatim, Senin (27/5/2013).

Suhartoyo menjelaskan, sebagai keluarga polisi, seharusnya Briptu Rani dan keluarga tidak gegabah mengambil langkah seperti itu.

"Dia (keluarga Rani) belum ada fakta, tapi sudah ngomong ke media. pernyataan itu pun dikatakan berdasarkan kata Rani, bukan Rani sendiri yang menuturkan," tutur Suhartoyo.

Hingga kini, pihak Polda Jatim mengaku belum mengantongi dimana posisi Briptu Rani. Polda Jatim menyerahkan semua proses kasus ini ke Mabes Polri.

Diberitakan sebelumnya, Briptu Rani diketahui menghilang dan absen selama 3 bulan tanpa sepengetahuan pimpinannya di Polres Mojokerto. Per 25 April 2013, Propam mengeluarkan surat DPO terhadap Rani dan telah disebar ke seluruh kepolisian di Indonesia.

(nrm/iwd)
Berita Terkait