Kasatlantas Polrestabes Surabaya, AKBP Sabilul Alif mengatakan, polisi sudah menyiapkan 20 truk untuk mengangkut sepeda motor yang ditilang karena digunakan saat konvoi kelulusan.
"Kalau masih ada pelajar yang nekat konvoi kelulusan, maka kami akan melakukan penegakan secara hukum. Kami siapkan 20 truk untuk mengangkut motor-motor siswa yang digunakan konvoi," kata AKBP Sabilul Alif saat dihubungi detikcom, Kamis (23/5/2013).
Sabilul menjelaskan, 20 truk itu akan diposisikan di titik-titik rawan potensi rute konvoi kelulusan para siswa setingkat SMA di Surabaya.
"Seperti razia motor pada malam tahun baru 2013. Jangan bermimpi siswa yang nekat konvoi bisa pulang dan tidur nyenyak. Mereka bisa pulang tapi tanpa bawa motor," tutur Sabilul.
Ya, polisi akan menahan sepeda motor yang digunakan untuk konvoi kelulusan. Polisi juga bakal memanggil orang tuanya atau wali murid.
"Yang nekat konvoi akan ditilang dan kami akan melakukan penahanan kendaraan selama seminggu. Kemudian mereka harus mengikuti sidang tilang," pungkas dia.
(nrm/fat)











































