HP yang diamankan ini rata-rata sita dari para tahanan yang ada di 4 blok yakni blok A,B,C, dan F. Menurut Kepala Pengamanan Rutan Klas I Surabaya Teguh Pamuji, HP yang diamankan sudah terbungkus tas plastik dan tidak ada sim cardnya.
Handphone milik para tahanan yang diamankan sebanyak 107 unit. "HP paling banyak kita temukan di balik kamar sel tahanan yang sengaja dibuang para penghuni untuk menghindari razia," katanya kepada wartawan, Rabu (22/5/2013).
Selain ditemukan di luar sel tahanan, kata Teguh, pihaknya juga menemukan barang yang haram masuk kedalam rutan itu disembunyikan di berbagai tempat. "Ada yang kita temukan dalam ember berisi air tapi sudah terbungkus plastik. Ada juga yang ditemukan di dalam tempat sampah," ujarnya.
Teguh mengakui, HP seringkali ditemukan. Hampir tiap hari petugas selalu menemukan HP milik tahanan. "Ini semua tak lepas dari lihainya para tahanan yang pandai mencari celah kelengahan petugas yang secara jumlah hanya 16 orang tiap kali jaga," pungkasnya.
Tak hanya HP, petugas juga mengamankan ratusan pemanas air yang terbuat dari sendok stainless steel dan 2 mesin pemanas nasi atau magic jar serta 8 speaker active.
"Seluruh barang yang sudah kita data akan kita serahkan ke kanwil (Kanwil KemenkunHAM Jatim) untuk dimusnahkan disana," tandas Teguh.
Perlu diketahui, Rutan Klas I Surabaya memiliki 10 blok. 2 diantaranya khusus tahanan wanita dan anak. Sedangkan kapasitas Rutan Klas I Surabaya yang ada di kawasan Medaeng ini hanya 504 orang, namun kini dihuni 1.682 tahanan. Dari jumlah tersebut, 679 tahanan merupakan tahanan narkoba.
(ze/iwd)










































