Rudenim Surabaya Overload, 6 Diantaranya Imigran Anak-anak

Rudenim Surabaya Overload, 6 Diantaranya Imigran Anak-anak

Muhajir Arifin - detikNews
Selasa, 07 Mei 2013 13:01 WIB
Pasuruan - Rudenim Surabaya yang berada di Bangil, Pasuruan overload. Saat ini sebanyak 158 imigran ditampung di Rudenim sementara kapasitasnya hanya 120 orang.

158 Imigran yang ditampung di Rudenim berasal dari berbagai negara di Timur Tengah seperti Iran, Irak dan Pakistan. Sebagian lagi berasal dari Bangladesh dan Myanmar.

"Terdapat 32 imigran asal suku Rohingya, Myanmar yang baru datang beberapa waktu lalu. 2 diantaranya masih anak-anak berjenis kelamin perempuan," kata Kasie Keamanan dan Ketertiban Rudenim Surabaya, Syahroni kepada detikcom, Selasa (7/5/2013).

Menurut Syahroni, selain 2 imigran anak-anak dari Rohingya, juga terdapat 4 imigran yang diduga masih di bawah umur asal Bangladesh. Pihak Rudenim sendiri mengaku tidak berani melakukan pendataan lebih jauh terkait usia mereka karena merupakan kewenangan Komisioner Tinggi PBB untuk Pengungsi (United Nations High Commissioner for Refugees; UNHCR)

"Kita di sini kan hanya menampung. UNHCR yang punya wewenang itu," jelasnya.
Syahroni juga mengelak memberikan detil berapa jumlah imigran perempuan yang saat ini ditampung di Rudenim, dengan alasan serupa.

Terkait kapasitas yang overload, pihak Rudenim terpaksa menempatkan para imigran berdasarkan kewarganegaraan. Hal itu dilakukan untuk meminimalisir gesekan antar imigran disebabkan masalah komunikasi.

"Karena overload, kita tempatkan mereka sesuai kewarganegaraan," imbuhnya.

Rudenim Surabaya memiliki 2 blok. Setiap blok terdiri dari 6 ruangan, plus satu ruangan multifungsi. "Ada 14 orang dari Rohingya yang merupakan satu keluarga kita tempatkan di ruangan multifungsi," pungkas Syahroni.

(fat/fat)
Berita Terkait