Rujito (40), nelayan Kraton yang dikagetkan dengan penemuan sosok mayat tersebut langsung melaporkan ke aparat desa setempat. Aparat desa bersama petugas Polisi Air Pasuruan dan SAR langsung ke lokasi untuk mengevakuasi mayat.
"Seorang nelayan Kraton yang pertama kali menemukan mayat saat ia sedang mencari ikan. Ia langsung melapor," kata Kasatpol Air AKP Harnoko kepada detikcom.
Polisi yang melakukan identifikasi mayat tidak menemukan selembar pun identitas. Mayat pria bertinggi 160 cm itu diduga sudah meninggal sejak 5 hari lalu. "Mukanya sudah rusak dan tak bisa dikenali. Kisaran usianya 30 tahun," jelas Harnoko.
Harnoko menambahkan, tidak ditemukan luka atau tanda bekas penganiayaan di tubuh korban. Meski demikian, pihaknya sudah melakukan visum mayat di RSUD dr R Soedarsono.
"Kita butuhkan segala informasi dari masyarakat untuk mengidentifikasi," pungkas Harnoko.
(fat/fat)










































