Dari informasi yang dihimpun detik.com, Rabu (17/4/2013). pengusaha itu adalah Hadi Priyanto alias Wing Wat, warga Desa Sumber Kerep, Kecamatan Mantup. Perampokan terjadi Rabu dini hari saat semua penghuni rumah termasuk pegawainya sedang tertidur lelap.
Para perampok yang diperkirakan berjumlah lebih dari 5 orang itu masuk dengan menaiki tembok belakang rumah. Dari situ pelaku langsung masuk ke kamar pegawainya yakni Teguh dan Lukman. Kedua pegawai itu tak berdaya menghadapi perampok yang segera melumpuhkan keduanya.
"Pegawai saya diikat dan dilakban serta menguncinya di kamar," ujar Hadi kepada wartawan di rumahnya, Rabu (17/4/2013).
Setelah itu pelaku masuk ke kamar Hadi dan anak-anaknya. Saat didatangi pelaku, pria 54 tahun itu langsung dihajar dan terluka di bagian kepala, lengan dan ibu jarinya akibat terkena tebasan senjata tajam.
Istri Hadi, Emi, juga tak lepas dari aksi brutal pelaku sehingga mengalami luka dibagian mulutnya. Sementara anak dan menantu Hadi, Erik Susanto dan Memei, istrinya hanya sempat ditodong senjata tajam.
Setelah itu para pelaku dengan leluasa mulai menjarah barang berharga.
"Saya tak melihat wajah pelaku karena mereka menggunakan cadar," ujar Hadi.
Pelaku berhasil menggondol mobil Toyota Kijang Innova nopol S 369 M, motor Yamaha Mio, uang Rp 300 juta dan perhiasan emas 17 gram. Selain itu, perampok bercadar ini juga menggondol 5 BPKB yakni 1 BPKB mobil Innova, BPKP Mio, dan juga BPKB beberapa truk yang sedang dalam garapannya.
"Sudah 2 kali ini saya kerampokan.Pada tahun 1999, saya juga pernah dirampok," aku Hadi.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Lamongan AKP Hasran mengatakan, dari olah TKP sementara yang dilakukan diperkirakan pelaku lebih dari 5 orang dan masuk dengan cara memanjat tembok belakang rumah korban.
"Kami masih berusaha menggali lebih dalam kasus perampokan ini," kata Hasran.
(iwd/iwd)











































