Kedua pelajar itu, Novan Susanto siswa SMK Pelayaran Yahari Kecamatan Sukodono dan Fajar Rahmat Prakoso, siswa SMA Negeri 4 Sidoarjo.
Dari pantauan detikcom, kedua siswa ini mengerjakan UN di tempat berbeda. Meski sakit dan tangan kirinya diinfus, saat mengerjakan UN tetap mendapat penjagaan masing-masing 1 orang pengawas, 1 pengawas independen dan 1 personel polisi berpakaian preman.
Novan yang sakit demam berdarah ini dirawat di ruang inap Mawar Merah. Karena di ruang tersebut banyak pasien dan dikhawatirkan akan mengganggu pasien lainnya, Novan mengerjakan UN mata pelajaran Matematika di ruang dokter.
Sedangkan Fajar yang sakit hepatitis A ini tetap mengerjalan UN di kamar rawat inapnya di ruang Bunga Tulip, karena dua bed di ruang tersebut kosong tidak ada pasiennya.
"Hari ketiga ini, anak saya mengerjakan materi Matematika. Dua hari kemarin juga mengerjakan UN. Alhamdulillah anak saya dapat mengerjakan dengan baik. Dan optimis yakin Insya Allah lulus," ujar ibunda Fajar yang enggan menyebutkan identitasnya di RSUD Sidoarjo, Rabu (17/4/2013).
Sementara itu, Purba salah satu pengawas UN mengaku pelaksanaan UN berjalan lancar karena juga mendapat dukungan dari manajemen rumah sakit.
"Alhamdulillah pelaksanaannya lancar," jelasnya.
(roi/fat)











































