"Naskah langsung kami bawa dari Polres Gresik. Ini dokumen negara, sangat rahasia, kami wajib mengawal sampai ke Pulau Bawean, " ungkap AKP Suyatmi, Kasat Binmas Polres Gresik, saat ditemui di Pelabuhan Gresik, Minggu (7/4/2013).
Menurut AKP Suyatmi, naskah UN dikirim lebih awal ke Pulau Bawean untuk mengantisipasi dan menghindari dampak cuaca buruk yang setiap waktu terjadi di perairan Pulau Jawa.
"Jangan sampai ratusan siswa di Bawean tidak bisa menjalankan ujian. ini sebagai bentuk antisipasi dari pada nanti terjadi cuaca buruk," lanjut Suyatmi.
Pendistribusian naskah UN ini mendapatkan pengawalan langsung oleh petugas Polres Gresik. Naskah UN yang dikirim ke pulau sejauh 80 mil itu terdiri dari naskah SMA sederajat sebanyak 19 boks plus lembar jawaban UN tingkat SMA, MA dan Siswa Kejar Paket C. Naskah UN diangkut menggunakan kapal penumpang Ekspress Bahari.
Ujian Nasional Di Pulau Bawean, rencananya diikuti sebanyak 977 orang peserta, terdiri dari 503 siswa MA, 314 siswa SMA dan 160 pelajar Kejar Paket C.
"Nanti naskah akan ditempatkan di Polsek Sangkapura dan Polsek Tambak Bawean. Naskah tetap kita kawal ketat hingga pelaksanaan UN, 15 April mendatang," pungkasnya.
(iwd/iwd)











































