Andi yang datang ke sekolah dan memeriksa seluruh ruangan dikejutkan kondisi pintu ruang guru yang sudah terbuka. Saat diperiksa ke dalam kondisi ruang guru acak-acakan.
"Begitu saya masuk kondisi sudah acak-acakan, saya langsung hubungi pak Halim (salah satu guru)," kata Andi kepada sejumlah wartawan di lokasi.
Setelah dilakukan pemeriksaan, terdapat 4 lemari guru berisi uang yang sudah terbuka. Meski pihak sekolah masih meneliti kerugian, diperkirakan uang para guru yang hilang sebesar Rp 4.8 juta.
Kasat Reskrim Polres Pasuruan Kota AKP Bambang Soegeng mengatakan, anggota sudah melakukan olah TKP. Pihaknya belum bisa mengambil kesimpulan apapun karena masih dalam penyelidikan.
"Diduga pelakunya lebih dari satu orang," kata Bambang.
(fat/fat)











































