Begitu pula petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) langsung mempersiapkan peralatan serta logistik untuk membantu korban bencana di yang rumahnya hancur dan hingga kini belum bias dibersihkan.
Dari data BPBD Kabupaten Jember, kerusakan puting beliung terjadi di 3 kecamatan yang seluruhnya berada di kawasan kota yakni, di Kecamatan Patrang terdapat 27 rumah rusak ringan, 11 rumah rusak sedang dan 8 rumah rusak berat. Di Kecamatan patrang ada 72 rumah rusak ringan, 103 rumah rusak sedang dan 8 rusak berat. Sementara di Kecamatan Sumbersari, terdapat 138 rumah rusak ringan, 21 rumah rusak sedang dan 3 rumah rusak berat.
"Total keselurahan hingga saat ini ada 391 kerusakan akibat bencana putting beliung dikabuapten jember yang terjadi kemarin," ungkap Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Jember, Heru Widagdo kepada detiksurabaya.com, Sabtu (30/3/2013).
Heru menambahkan, dari 9 korban satu diantaranya meninggal dunia atas nama Ika (25) warga Kelurahan Kebonsari Kecamatan Kaliwates yang tertimpa reruntuhan rumah saat bencana terjadi.
Sementara sejak kemarin ratusan logistik berupa makanan langsung didistribusikan kepada warga. "Ada 400 paket sembako yang telah kita sebar ke beberapa titik lokasi bencana, begitu pula hari ini kita akan distribusikan kembali," tambah Heru di Posko Bencana Alam.
Dari pantauan detiksurabaya.com, sejumlah warga terus membersihkan puing reruntuhan rumahnya, bahkan ada yang berusaha menyelamatkan harta benda yang terkubur di dalamnya. Beberapa diantara korban bencana juga berusaha memilih kayu-kayu penyangga rumah yang masih bagus untuk digunakan kembali memperbaiki rumahnya yang hancur.
"Kami di sini bergotong-royong membersihkan satu per satu rumah yang hancur, namun untuk rumah saya karena pintu tertutup reruntuhan sehingga masih menunggu peralatan karena khawatir atap rumah ambruk," jelas Rahmat Wahyudi warga lingkungan Kauman Kelurahan Jember Lor Kecamatan Patrang.
(fat/fat)











































