Aparat kepolisian bersama nelayan setempat berupaya menyelamatkan dengan menarik perahu yang ditumpangi para imigran ke tepi pantai. "Asal Srilangka, jumlahnya 21," tegas AKP Farid Fathoni kepada detiksurabaya.com.
Kapolsek Sumbermanjing Wetan ini mengaku, proses evakuasi sudah dilakukan, termasuk rencana mengirim puluhan imigran ini ke Kantor Imigrasi Kelas I Malang. "Akan kita bawa ke imigrasi," sambungnya.
Menurut Farid keberadaan para imigran diduga tak memiliki dokumen resmi ini ditemukan pertama kali oleh nelayan setempat. Saat ditemukan, kapal mereka sekitar 10 mil dari bibir Pantai Sendangbiru.
Nelayan yang mengetahui sebuah perahu besar membawa puluhan manusia itu langsung menghubungi aparat keamanan setempat. "Dari laporan itu, kita datang ke lokasi dan melakukan evakuasi," beber Farid.
Farid menduga, para imigran ini terdampar, karena perahu yang mereka tumpangi mengalami masalah. Hingga terapung-apung di tengah lautan. "Belum diketahui sudah berapa lama terapung," aku Farid.
Keberadaan imigran di Pantai Sendangbiru, bukan kali pertama. Beberapa waktu lalu, sejumlah imigran asal Afghanistan juga pernah terdampar di pantai yang berada sekitar 80 kilometer selatan Kota Malang itu.
(bdh/bdh)










































