Dinyatakan Tertutup, Wisatawan Masih Nekad Mendaki Gunung Ijen

Dinyatakan Tertutup, Wisatawan Masih Nekad Mendaki Gunung Ijen

Irul Hamdani - detikNews
Sabtu, 23 Mar 2013 19:22 WIB
Dinyatakan Tertutup, Wisatawan Masih Nekad Mendaki Gunung Ijen
Banyuwangi - Meski aktifitas vulkanik gunung Ijen dinyatakan meningkat signifikan. Ratusan wisatawan masih bebas mendaki hingga ke puncak kawah Ijen. Padahal Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyuwangi menyatakan akses wisata ditutup sementara.

Pantauan detiksurabaya.com, Sabtu (23/3/2013), wisatawan masih terlihat bebas tanpa ada hambatan. Mendekati sore hari, jumlah wisatawan yang berkunjung semakin banyak. Mereka datang secara rombongan maupun perseorangan dari arah Banyuwangi maupun Bondowoso.

Ada yang datang menggunakan motor, mobil pribadi, dan mobil travel. Bahkan seratusan siswa SMA asal Bondowoso datang khusus ke Ijen untuk study tour. Terlihat juga Bupati Situbondo Dadang Wigiarto beserta istri dan rombongan.

"Iya betul, beliau Bupati Situbondo. Usai arisan ibu PKK terus mampir ke sini," jelas seorang pria yang ikut dalam rombongan Bupati Situbondo saat ditemui detiksurabaya.com di Pos Paltuding Ijen.

Dari semua wisatawan yang datang, hampir semuanya memilih untuk mendaki ke kawah Ijen. Dan itu dilakukan tanpa ada larangan atau sikap tegas seperti yang dikatakan BPBD Banyuwangi sebelumnya. Tidak sedikit pula wisatawan yang malam ini bermalam di Pos Paltuding.

"Saya tadi sampai puncak, tapi cuma di bibir kawah saja," ungkap Alwi (20), wisatawan lokal Banyuwangi.

Petugas dari BKSDA yang berjaga di Pos Paltuding hanya memberikan pemberitahuan dan imbauan kepada setiap wisatawan yang datang. Wisatawan diminta untuk menanggung resiko sendiri bila ingin ke puncak Ijen.

"Kita sudah berikan imbauan agar tidak naik ke puncak. Kalau tetap berangkat, ya tanggung sendiri resikonya," ungkap seorang petugas BKSDA yang namanya tidak dipublikasikan ini.

Selain wisatawan, penambang belerang masih nampak beraktifitas seperti biasa. Menambang belerang di kawah Ijen dan memikulnya untuk ditimbang di Pos Paltuding.

Diberitakan sebelumnya, jalur pendakian gunung Ijen ditutup sementara menyusul peningkatan aktifitas yang semakin sering dengan tingkatan getaran tremmor amplitudo yang makin tinggi.

BPBD Banyuwangi menyatakan, jalur pendakian ditutup untuk semua aktifitas maupun kegiatan. Termasuk akan menghalau wisatawan yang datang dari arah Bondowoso maupun Banyuwangi. Namun rupanya hal itu berbeda dengan kenyataan dilapangan.

"Hari ini (kemarin) total tidak ada yang boleh naik. Meski batas aman adalah radius 1,5 km, tapi sekarang sampai (Pos) Paltuding sudah dilarang," ungkap Kepala BPBD Banyuwangi, Wiyono, Jumat (22/3/2013).

(gik/gik)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini