Kecelakaan bermula saat minibus bernopol AD 1165 KD yang dikemudikan Sukatno (41) warga Dusun Cabe, Desa Gedompol berjalan dari Dusun Pandan menuju Dusun Songlidah dengan membawa penumpang 32 orang.
Menjelang jalan menanjak, sopir mengambil ancang-ancang. Saat itulah badan bus mulai terguncang. Namun kendaraan masih mampu melaju hingga mendekati puncak jalan tertinggi. Celakanya, saat itu mesin minibus mendadak mati yang membuat bodi kendaraan terpelanting ke belakang dan terguling.
Kondisi ini membuat para penumpang panik dan berusaha menyelamatkan diri. Sebagian berusaha melompat melalui pintu untuk menyelamatkan diri. Sialnya, minibus malah miring, roboh hingga menimpa Teguh (55) korban tewas.
Korban tewas diketahui sebagai Kepala Dusun Songlidah meninggal seketika. "Seorang meninggal di TKP karena tergencet bodi kendaraan yang terguling miring," terang AKP Moch Syamsul, Kapolsek Donorojo saat dihubungi detiksurabaya.com, Kamis (21/3/2013) petang.
Untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan maut tersebut, polisi masih meminta keterangan pengemudi. Tim Satlantas Polres Pacitan juga langsung diterjunkan ke lokasi untuk olah TKP. Sedangkan belasan korban luka masih menjalani perawatan intensif di Puskesmas Donorojo.
"Seluruh korban luka dan meninggal dievakuasi ke Puskesmas Donorejo," pungkas Syamsul.
(ze/ze)











































