Kecewa Hasil KLB PSSI, Persema Datangi PT LPIS

Kecewa Hasil KLB PSSI, Persema Datangi PT LPIS

M. Aminuddin - detikNews
Selasa, 19 Mar 2013 17:50 WIB
Malang - Persema Malang mengaku kecewa dengan hasil Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI, Minggu (17/3/2013) lalu. Pasalnya, klub berjuluk Laskar Ken Arok itu terancam tidak masuk kasta tertinggi liga profesional musim depan.

Salah satu hasil KLB PSSI adalah soal unifikasi Indonesian Super League (ISL) dan Indonesian Premier League (IPL) musim depan. Peserta kongres menyepakati konsep penyatuan liga yang digagas oleh PT. Liga Indonesia.

Berdasarkan konsep dari PT. Liga Indonesia, kasta teratas liga profesional musim 2014 akan diisi 22 klub, terdiri dari 18 klub ISL dan empat klub IPL. Empat klub IPL yang masuk adalah klub yang tidak mengalami masalah dualisme dan keanggotaannya di PSSI tidak dicabut.

Persema merasa keputusan tersebut membuat partisipasi mereka di kasta tertinggi liga profesional terancam. Untuk meminta kejelasan akan nasibnya, manajemen Persema diwakili Didied P, pelatih Slave Radovski, dan manajer Patrick Tarigan mendatangi PT. Liga Prima Indonesia Sportindo (PT. LPIS), yang mengelola IPL, Selasa (19/3/2013) sore.

"Terus terang kami kecewa dengan dengan hasil KLB," tegas Didied kepada wartawan sebelum bertolak ke Jakarta, Selasa (19/3/2013) siang.

Didied mengaku, kepergiannya ke ibu kota untuk bertemu langsung dengan pengurus PT. LPIS guna mempertanyakan nasib klub yang tak masuk dalam 22 klub penghuni kasta tertinggi liga profesional musim depan.

"Kalau tidak, kami akan mundur dari kompetisi IPL," katanya.

Dia menambahkan, Persema merupakan tim yang aktif dalam melengserkan pengurus PSSI lawas sebelum era Djohar Arifin Husin melalui kongres dua tahun silam.

Selain itu, kata dia, timnya juga mendukung program-program ketua umum dalam memajukan sepakbola di Indonesia. "Tapi sekarang, kita seperti ditinggal begitu saja," keluh dia.

Menurut Didied, akan sia-sia bagi Persema bila tetap terus mengikuti kompetisi IPL. Sebab, musim depan timnya sudah tak merumput di liga itu lagi. Di sisi lain, sponsor bakal melayangkan protes karena sudah menggelontorkan dana mendukung timnya.

"Belum lagi membicarakan masalah ini dengan pemain karena kita sudah terlanjur mengontrak mereka," ujarnya.

(fat/fat)
Berita Terkait