Maling Motor Tumbang Setelah Duel dengan Kapolsek Gondang

Maling Motor Tumbang Setelah Duel dengan Kapolsek Gondang

Tamam Mubarrok - detikNews
Jumat, 15 Mar 2013 17:41 WIB
Maling Motor Tumbang Setelah Duel dengan Kapolsek Gondang
Mojokerto - Spesialis pencuri motor, Muhammad Yusuf (22) asal Dusun Krajan Desa Nganting Wetan Kecamatan Maron Probolinggo, nyaris tewas dihajar massa, Jumat (15/3/2013). Bahkan sebelum keok, pelaku sempat duel dengan Kapolsek Gondang AKP Shodiq AF di lokasi.

Aksi pencurian motor itu dilakukan Yusuf dan seorang rekannya bernama Andik (27) di Pasar Pohjejer, Kecamatan Gondang Mojokerto. Awalnya, Yusuf dan rekannya ini mencari mangsa dengan mengendarai motor Satria F bernopol N 2667 SE.

Melihat ada motor Mio nopol milik Siti Nur Hasanah (19) diparkir depan sebuah toko. Dua spesialis maling motor ini beraksi. Melihat Nur Hasanah masuk toko itu, motor langsung diembat Andik dan dibawa kabur begitu saja.

Selanjutnya, Yusuf menyusul dengan menaiki motor Satria F miliknya. Mengetahui motornya digondol maling, Nur Hasanah berteriak minta tolong. Kebetulan, Kapolsek Gondang, AKP Shodiq AF sedang berada di lokasi.

Seketika itu juga, Shodiq mengejar Yusuf. Sialnya, pelaku ini terjerembab jalan berlubang dan terjatuh. Dengan mudah Shodiq menangkapnya. Namun, Yusuf mencoba melawan dengan tangan kosong. Tak gentar, mantan anggota Resmob Eks Polwil Bojonegoro ini pun meladeni.

Yusuf akhirnya terkapar setelah mendapat pukulan telak dari Shodiq. Sialnya lagi, massa yang emosi, melampiaskannya dengan menghajar Yusuf hingga sekarat. Namun, nyawa Yusuf tertolong lantaran segera dievakuasi polisi.

"Tersangka sempat adu fisik dengan saya di lokasi. Dia juga sempat dimassa warga tapi berhasil dievakuasi anggota," kata Shodiq kepada detiksurabaya.com di lokasi.

Hasil penyidikan sementara, kedua pelaku mengaku telah beraksi di Mojokerto dua kali dan di Jember sekali. Sasarannya adalah kendaraan yang diparkir di depan ruko-ruko. Sementara itu, rekan Yusuf bernama Andik masih buron.

"Tim Resmob masih mengejar satu pelaku lagi. Kita sudah tau tempat persembunyiannya," pungkasnya.

(fat/fat)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini