Namun sweeping warga gagal. Seakan sudah bocor, mereka tak menemukan satu pekerja pun saat warga bergerak ke titik 35 di Desa Pejarakan, Jabon. Sebagai gantinya, warga mengusir seorang petugas keamanan.
Hal yang sama juga dijumpai warga di titik 41 di Desa Besuki, Jabon. Sekali lagi, petugas keamanan menjadi korban. Dia diusir ramai-ramai oleh warga yang sedang kesal. Kekesalan warga bertambah saat tak menjumpai siapapun di 25 di Desa Jatirejo, Porong.
Sebagai gantinya, warga meminta agar sebuah unit eskavator dan pontonnya serta 3 unit alat penyedot air dan lumpur dipindahkan dari lokasi. "Kami tak ingin ada pekerjaan apapun dia atas tanggul sebelum ganti rugi dibayar," ujar salah satu warga, Sunarmi (43), kepada wartawan di lokasi, Rabu (13/3/2013).
Sementara itu, humas BPLS Winanto memaklumi aksi warga. Aksi yang sudah kesekian kalinya ini memang dilakukan warga karena mereka belum menerima pembayaran ganti rugi.
"Kami menyadari karena warga memang belum ada pembayaran ganti rugi," ujar Winanto.
(iwd/iwd)










































