"Saat menyalip dari kiri, sopir bus terpental jatuh. Akibatnya bus tanpa kemudi itu menabrak MPU yang berhenti karena menaikan penumpang," jelas Kapolsek Gempol, Kompol Slamet Riyadi kepada wartawan di lokasi, Senin (11/3/2013).
Slamet menambahkan, penyebab sopir terpental karena salah satu ban keluar dari bahu jalan aspal sehingga bus tergunjang. "Karena tak mengenakan sabuk (keselamatan), sopir terjatuh," urai Slamet.
Akibat tabrakan itu, dua penumpang MPU dan seorang kenek tewas seketika di lokasi kejadian. Selain tiga korban tewas, 4 penumpang MPU lainnya juga mengalami luka-luka.
Saat ini sopir bus Agus (34) warga Kranggan, Surabaya dan sopir MPU Satukan (52) warga Tanggulangin, Sidoarjo masih menjalani pemeriksaan di Unit Laka Lantas Polres Pasuruan.
Seperti diberitakan kecelakaan maut merenggut tiga nyawa terjadi di Jalan Raya Surabaya-Malang tepat di Dusun Karangploso Desa Ngerong Kecamatan Gempol, pukul 05.30 WIB tadi pagi. Dua penumpang MPU yang tewas yakni Sueb (40) dan Dakud (35) warga Desa Ngerong serta kenek MPU. Ketiga korban kini berada di RS Bhayangkara, Watukosek, Gempol.
(fat/fat)










































