"Kejadian persisnya saya tidak tahu. Sebelum dibacok, sempat ada cekcok mulut," kata Heru, Kasun Gejugjati Desa Gejugjati di rumah sakit, Minggu (24/2/2013).
Korban, kata Heru, dibacok menggunakan sabit. Ia menderita luka serius di bagian tangan kiri dan harus dirawat intensif di Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Islam Masyitoh, Bangil.
"Yang bacok Wawan, dia anggota TNI pangkatnya Pratu," imbuhnya.
Menurutnya, setelah membacok korban, Pratu Wawan langsung pergi. Hanya saja, warga terlanjur mengetahui kejadian itu dan sempat mengejarnya. "Sempat dikejar warga. Sekarang diamankan di Pomal," jelasnya.
Masih menurut Heru, Pratu Wawan merupakan anggota TNI berpangkat Pratu yang setiap hari tinggal di Pemukiman TNI AL wilayah setempat. Ia merupakan anggota Pasukan Katak yang berdinas di Surabaya.
Sementara pihak kepolisian membenarkan ada pembacokan yang dilakukan oknum TNI. Namun belum diketahui motivasi pembacokan. Polisi saat ini masih melakukan penyelidikan.
(fat/fat)










































