Remaja bernama Makruf (20) itu tewas mengenaskan setelah ditabrak dan dilindas truk B-9050-XQ yang melaju dari arah Surabaya-Banyuwangi. Jenazah korban langsung dievakuasi ke kamar jenazah Puskesmas Asembagus.
"Korban itu bukan joki balap liar, tapi bertugas memblokade jalan untuk balapan liar. Saat memblokade itu pakaian korban warna hitam, jadi tidak terlihat sopir truk sampai akhirnya ditabrak," kata Kanit Laka Satlantas Polres Situbondo, Iptu Bahtiar kepada detikSurabaya.com, Selasa (19/2/2013).
Keterangan yang dihimpun, kecelakaan itu terjadi di jalan raya pantura KM 220,800 arah Surabaya, di Kecamatan Asembagus, Selasa (19/2/2013) dini hari tadi.
Saat kejadian, truk B-9050-XQ yang dikemudikan Misrah (22), warga Cihunyur Barat, Serang, itu melaju dengan kecepatan sedang dari arah barat ke timur. Menjelang sampai di lokasi kejadian, sopir truk tidak mengetahui jika di depannya sedang ada balapan liar.
Bahkan, sopir truk itu juga tidak melihat kalau di depannya sedang berdiri seorang remaja di tengah jalan yang berusaha menghentikan laju truknya. Makruf sengaja memblokade jalan untuk memberi kesempatan para pembalap liar memacu sepeda motornya. Karuan saja saat itu tubuh Makruf pun langsung ditabrak dan dilindas ban truk hingga tewas seketika dengan kondisi cukup mengenaskan.
"Truk dan sopirnya sudah kita amankan untuk kepentingan penyelidikan. Kami juga sedang memintai keterangan saksi-saksi untuk menyelidiki kasus kecelakaan ini," pungkas Iptu Bahtiar.
(ze/ze)










































