"Memang sengaja kami lakukan mendadak agar tak ada anggota yang bisa berkilah," kata AKBP Achmad Ibrahim kepada wartawan, Senin (18/2/2013).
Kapolres Gresik itu mengatakan, kegiatan yang sifatnya mendadak ini memang disengaja karena dirinya menduga ada peredaran narkoba di kalangan polisi, khususnya di Gresik selatan.
"Anggota yang terbukti positif akan dipanggil kemudian kami beri sanksi tegas, pecat," ujar Ibrahim.
Seusai apel, anggota langsung digiring ke kamar kecil untuk menjalani tes urine. Tes urine tidak hanya dilakukan pada anggota bintara, namun juga perwira dan dan PNS Polres.
Dari keseluruhan anggota Polres Gresik yang berjumlah 884 orang, baru 450 orang yang menjalani tes urine. Sisanya akan menjalani tes susulan.
(iwd/iwd)











































