Cemburu Istri Digoda, Kakak Adik Bantai Tetangga

Cemburu Istri Digoda, Kakak Adik Bantai Tetangga

Dion Fajar - detikNews
Senin, 18 Feb 2013 08:45 WIB
Cemburu Istri Digoda, Kakak Adik Bantai Tetangga
Surabaya - Kakak beradik asal Desa Sidonganti Kecamatan Kerek, Tuban, membantai tetangganya sendiri. Mereka membacok korban menggunakan pedang dan golok hingga kepalanya nyaris putus.

Aksi brutal tersebut dilakukan tersangka lantaran cemburu. Korban yang berstatus duda sering menggoda mantan istri salah satu tersangka.

Korban bernama Lawan Bin Darso (35) warga Desa Sidonganti, Kecamatan Kerek, Tuban. Sedang kakak beradik yang menjadi tersangka pembantaian adalah Sutrisno (31) dan Suwaji (29).

"Motifnya cemburu. Korban diduga memiliki hubungan dengan mantan istri Sutrisno yang dicerai sementara karena alasan weton dan rencananya akan dinikahi lagi," terang Waka Polres Tuban Kompol Kuwadi kepada sejumlah wartawan di Mapolsek Kerek.

Tersangka yang dibakar api cemburu sudah lama merencanakan pembunuhan tersebut. Mereka menunggu waktu yang tepat saat korban lengah ketika berada jauh di luar desa.

Kesempatan pun tiba pada Minggu (17/2/2013) malam. Tersangka melihat korban sedang membeli nasi goreng di warung milik Mariyono di Jalan Raya Kerek-Montong, Desa Margomulyo Kecamatan Kerek, Tuban.

Tanpa basa basi, kedua tersangka langsung mendatangi korban dan membacoknya dua kali. Senjata tersangka tepat mengenai leher belakang dan kepala bagian belakang korban. Korban sama sekali tidak melawan.

"Setelah dibacok korban sempat melarikan diri, sementara tersangka langsung pergi menyerahkan diri ke polsek," jelas Kuwadi.

Meski sempat lari, korban akhirnya roboh di belakang Masjid Jami' Kerek yang berjarak sekitar 300 meter dari lokasi pembacokan. Luka parah pada kepala membuatnya kehabisan banyak darah dan akhirnya tewas.

"Karena lukanya parah dan mengeluarkan banyak darah, korban akhirnya roboh dan meninggal di gang belakang masjid," sambung Kuwadi.

"Selain tersangka, kita juga mengamankan barang bukti sebilah pedang dan golok yang digunakan tersangka menghabisi korban." tandas Kuwadi.

(/)
Berita Terkait