Diduga Peras Pengusaha SPBU, Tiga Wartawan Ditangkap

Diduga Peras Pengusaha SPBU, Tiga Wartawan Ditangkap

Eko Sudjarwo - detikNews
Sabtu, 16 Feb 2013 14:58 WIB
Lamongan - Tiga orang yang mengaku menjadi wartawan harus berurusan dengan polisi. Mereka melakukan penipuan pengusaha SPBU di Lamongan dengan meminta sejumlah uang.

Informasi yang dihimpun detiksurabaya.com menyebutkan, aksi penipuan yang dilakukan oknum wartawan tersebut berawal saat pengusaha SPBU, Solikin (32) warga Desa Miru Kecamatan Sekaran didatangi 3 orang wartawan yang mengaku dari Pertamina dan Polda Jatim.

Mereka berdalih menutup SPBU milik Solikin yang berada di Desa Siman Kecamatan Sekaran, karena telah menyalahi aturan. Saat itu, mereka bertiga meminta uang sebesar Rp 10 juta sebagai kompensasi agar SPBU-nya tidak ditutup.

Setelah bernegoisasi, akhirnya disepakati Solikin akan memberikan uang sebesar Rp 5 juta. Namun, karena merasa terancam, Solikin kemudian melaporkan kejadian yang menimpanya ke polisi.

Ketiga wartawan yang kini diamankan tersebut adalah Mat Dahri (48) warga Simogunung Kramat, Surabaya, Bambang Edi warga Surabaya dan Iswandi wara Simokerto Surabaya. Kepada petugas, mereka mengaku wartawan koran harian dan wartawan mingguan.

Kasat Reskrim Polres Lamongan, AKP Hasran kepada wartawan mengatakan, pihaknya hingga kini masih mendalami kasus ini dan masih meminta keterangan dari ketiga wartawan tersebut. Hasran menuturkan, mereka sudah ditetapkan tersangka penipuan dan pemerasan.

Hasran menuturkan, penangkapan ketiga tersangka ini berkat gerak cepat polisi yang telah menerima laporan dari korban. Mereka dtangkap berikut barang buktinya saat dihadang di Jalan Raya Pucuk dengan barang bukti uang sebesar Rp 5 juta.

"Mereka langsung digiring ke mapolres dan diperiksa," katanya.

Dia menambahkan, diduga mereka pernah melakukan beberapa kali modus serupa di SPBU yang ada di Lamongan.

"Sementara ini masih dikembangkan penyelidikan dan penyidikannya barangkali ada kejadian lain yang dilakukan para tersangka," pungkasnya.

(fat/fat)
Berita Terkait