Bobol Rumah PNS, Residivis Pembunuhan Nyaris Tewas

Bobol Rumah PNS, Residivis Pembunuhan Nyaris Tewas

Ghazali Dasuqi - detikNews
Kamis, 14 Feb 2013 13:50 WIB
Situbondo - Seorang residivis kasus pembunuhan asal Bondowoso hampir saja meregang nyawa akibat dihakimi massa. Sugino (40), dihajar oleh warga saat Kepergok membobol rumah seorang PNS bernama Subandrio (48), di Kelurahan Mimbaan, Kecamatan Panji, Situbondo.

Tak hanya menghajar dengan bogem mentah, sebagian warga bahkan nekat melukai tubuh pria asal Desa Tegaljati, Kecamatan Sumberwringin, Bondowoso, dengan senjata tajam.

Beruntung sebelum kondisi Sugino lebih parah, aparat kepolisian dari Sektor Panji dan Reserse Mobil (Resmob) Polres Situbondo segera datang ke lokasi. Pria yang pernah menjalani hukuman 12 tahun penjara di Rutan Bondowoso akibat kasus pembunuhan itu langsung diamankan dan dibawa ke RSU dr Abdoer Rahem Situbondo untuk mendapat perawatan medis.

Selain mengalami luka bacok di kepala dan kedua kaki, wajah pelaku juga nyonyor akibat pukulan massa. Usai mendapat perawatan, Sugino pun digiring ke Mapolres Situbondo untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

"Dia (Sugino, red) dihakimi massa setelah tertangkap tangan melakukan pencurian di rumah warga bernama Subandrio. Pelaku terbukti mencuri laptop dan sejumlah HP milik Subandrio. Tadi setelah diobati pelaku langsung kami bawa ke Polres untuk diperiksa. Pelaku ini residivis kasus pembunuhan dan baru bebas tahun 2011 lalu," kata Kasatreskrim Polres Situbondo, AKP H Sunarto, Kamis (14/2/2013).

Keterangan yang dihimpun detikSurabaya.com, sebelum menjadi bulan-bulanan warga, Sugino sempat melakukan pencurian di rumah Subandrio, di Kelurahan Mimbaan, Kecamatan Panji. Pelaku menyusup masuk ke rumah Subandrio setelah mencongkel jendela di sisi timur.

Di dalam rumah tersebut, pelaku menggasak sebuah laptop merek Acer dan tiga buah HP dari ruang kerja korban. Subandrio yang saat itu tidak tidur langsung terbangun setelah mendengar suara mencurigakan. Namun, saat dicek pelaku sudah keluar dari dalam rumah melewati jendela semula.

"Begitu saya bangun dia langsung menabrakkan tubuhnya ke jendela. Saya juga melihat malingnya dari balik korden, makanya saya sempat mengejar. Tapi karena sendirian saya khawatir hingga akhirnya kembali ke rumah. Istri saya yang terus teriak maling, maling," ujar Subandrio kepada polisi.

Teriakan si istri itulah yang didengar warga hingga banyak yang ikut mengejar pelaku. Sadar dirinya terkepung, Sugino berusaha sembunyi di rerimbunan pohon pisang. Sayang, usahanya sia-sia karena warga berhasil memergokinya. Saat ditangkap Sugino masih menenteng tas berisi laptop dan HP milik Subandrio. Saat itulah warga langsung menghakimi pelaku hingga babak belur.

"Pelaku masih diperiksa untuk pengembangan kasusnya. Karena sebelum ini kasus pencurian laptop dengan modus yang sama banyak terjadi di Situbondo. Kami curiga Sugino ini pelakunya, apalagi kami juga mendapatkan barang bukti lain dari rumahnya. Tapi sampai sekarang pelaku belum mengakui TKP lainnya," tegas AKP Sunarto.

(bdh/bdh)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini