Korban tewas diketahui bernama Waridi (37), warga desa Sumoroto, kecamatan Tempursari, Lumajang. Sedangkan pengemudi mobil Toyota Avanza, Dwi Kurnia Irawan (31), warga Desa Kedok, Kecamatan Turen, Malang.
Peristiwa bermula ketika Waridi yang mengendarai motor Honda Mega Pro, melaju dari arah Barat. Korban yang baru menikah 4 bulan lalu itu, rencananya akan menjemput istrinya yang ada di rumah saudaranya di Jember.
Sesampainya di Jl Raya Desa Keting, tepatnya di depan Ponpes Nurul Anwar, dari arah Timur melaju Toyota Avanza yang dikemudikan Dwi Kurnia Irawan yang tiba–tiba oleng ke kanan atau masuk kedalam lajur arah berlawanan yang saat itu juga sedang melaju sepeda motor yang dikendarai korban.
Dugaan sementara, polisi menduga sopir Toyota Avanza dalam keadaa mengantuk saat mengemudikan kendaraanya hingga terjadi kecelakaan dengan satu korban jiwa.
"Kami menduga sopir mobil saat itu dalam keadaan mengantuk," kata Kanit Laka Lantas Polres Jember, I Made Teja kepada detiksurabaya.com, Rabu (13/2/2013).
Made Teja menambahkan, saking kerasnya benturan antara kendaraan korban dengan mobil membuat korban mengalami luka serius dibagian kepala. "Bahkan saat kita evakuasi jenazah korban, dari mulut dan telinga korban keluar darah," ungkapnya.
Polisi yang datang ke lokasi, langsung melakukan olah TKP dan membawa korban ke puskemas untuk dimintakan visum. Sementara motor korban serta mobil Avanza dan pengemudinya kini diamankan di unit Laka Lantas Polres Jember.
"Kita masih meminta keterangan sopir dan sejumlah saksi untuk menindaklanjuti kasus tersebut," tandas Made Teja.
(ze/ze)











































