Kios bensin dan tambal ban tersebut milik Sukarto (55). Kios itu berdiri di samping rumahnya persis. Untung saja kebakaran itu tak ikut menghanguskan rumahnya.
"Yang lihat api pertama kali adalah Lia, anak saya," kata Sukarto kepada detiksurabaya.com, Senin (11/2/2013).
Lia saat itu melihat kabel di atas atap yang mengarah ke TV terbakar. Dengan cepat api merambat dan meledakkan TV. Kebetulan di dekat situ ada jeriken kapasitas 30 liter berisi bensin.
Ledakan itu terpercik ke jeriken dan membuat api semakin berkobar. Api dengan cepat menghanguskan seluruh isi kios dan juga dinding kios yang terbuat dari kayu.
"Anak saya terluka bakar di kaki dan lengan kanan. Anak saya dibawa ke RSUD Sidoarjo," tambah Sukarto.
Warga yang melihat kebakaran segera berusaha memadamkan api dengan peralatan sekedarnya. Dalam waktu 30 menit, api dapat dipadamkan. PMK sengaja tak dipanggil karena warga sudah mampu memadamkan sendiri.
(iwd/iwd)










































