Dia membacok istrinya lantaran sakit hati 2 tahun bekerja di Arab Saudi, hanya 3 kali memberi kiriman uang pada suaminya. Fadilah menilai pemberian istrinya tidak sepadan dengan pengorbanannya membiayai semua dokumen keberangkatan menjadi TKW.
"Dulu semua dokumen saya yang mengurusnya bahkan semua biaya saya yang menanggungnya, kok sekarang dia seperti itu pada saya," kata Fadilah kepada wartawan di ruang pemeriksaan Polsek Puger, Jumat (8/2/2013).
Untuk meluapkan kekecewaannya, pria yang kerap berperilaku kasar ke keluarganya bahkan pernah menyiram anak pertamanya dengan cat perahu langsung mendatangi rumah Abdul Rozak, adik korban.
Pelaku mendobrak pintu kamar tempat istrinya menginap di rumah adiknya dan membacok kepala setelah cekcok. Beruntung aksi kejamnya diketahui pihak keluarga. Untuk menyelamatkan nyawa korban, keluarga membawanya ke Rumah Sakit Balung dan menjalani pengobatan di ruang rawat inap.
Menurut Hanifa, suaminya marah lantaran dilaporkan ke polisi karena menyiram anaknya dengan cat perahu.
"Dia masuk dan marah-marah karena diperiksa polisi, saya sudah minta maaf, tapi tetap saja dia menarik dan membacok saya dengan celurit," tutur Hanifa dir uang perawatan.
Kini aparat kepolisian terus memeriksa tersangka atas dua kasusnya yang berbeda. Menyiram anaknya dengan cat perahu dan perbuatan keduanya membacok istri dengan celurit.
(fat/fat)











































