Kejadian ini berawal ketika dua bus yang mengangkut puluhan suporter Deltras Sidoarjo akan kembali ke Sidoarjo usai mendukung timnya melawan tuan rumah di Stadion Notohadihadinegoro, Jember yang berakhir 1-1.
Saat perjalanan diperbatasan Jember-Lumajang tiba-tiba dihadang oleh ratusan massa yang mengatasnamakan suporter Persid Jember di perbatasan Jember-Lumajang.
Aksi ini sempat memanas sebelum puluhan petugas dari Polsek Semboro datang ke lokasi. Alhasil kedua kelompok suporter yang sudah berhadap-hadapan ini urung bentrok.
Petugas yang datang langsung menghalau kedua kelompok suporter yang sudah saling berhadapan. Polisi pun langsung mengiimbau kepada suporter Persid Jember agar segera membubarkan diri dan supoter Deltras Sidoarjo untuk kembali naik kedalam bus dan dikawal menuju ke Polsek Semboro.
"Ya memang benar. Tadi ada penghadangan bus yang ditumpangi suporter Deltras yang akan balik ke Sidoarjo usai mendukung timnya melawan Persid Jember," kata AKP Gunawan kepada detiksurabaya.com melalui sambungan telepon seluler, Jumat (1/3/2013).
Kapolsek Semboro ini menambahkan, pihaknya mengambil langkah untuk mengamankan suporter Deltras Sidoarjo diamankan di mapolsek hingga kondisi dianggap kondusif.
"Nanti akan kita lakukan pengawalan hingga perbatasan Lumajang melalui jalur selatan. Untuk sementara kita amankan dulu disini (Polsek Semboro)," tandasnya.
Informasi yang dihimpun dari detiksurabaya.com, bus yang kaca depannya pecah itu bernopol AA 1570 BD. Sekitar pukul 22.30 WIB, puluhan suporter Deltras Sidoarjo dikawal oleh petugas Polsek Sembodo menggunakan mobil patroli menuju ke Lumajang melalui jalur selatan.
(ze/ze)











































