Humas PT KAI Daops IX Jember, Gatut Sutiatmoko mengatakan, peristiwa itu tepatnya terjadi di Km 183 + 5/6, jalur antara Rambipuji dan Bangsalsari.
"Saat itu kereta api Logawa dalam perjalanan dari Jember menuju ke Purwokerto," kata Gatut, Rabu (30/1/2013).
Korban, lanjut Gatut, sebelumnya berjalan menyusuri rel kereta api. Masinis kereta, Nur Efendi, berusaha memperingatkan korban dengan membunyikan suling lokomotif, tetapi tidak dihiraukan.
"Karena jaraknya terlalu dekat, maka korban akhirnya tertabrak kereta api," kata Gatut.
Kereta sempat berhenti selama 20 menit untuk mengevakuasi korban. Tubuh korban selanjutnya dibawa ke Puskesmas Bangsalsari.
"Setelah diserahkan ke puskesmas, kereta kemudia melanjutkan perjalanan," ujar Gatut.
Petugas medis puskesmas Bangsalsari, lalu membawa mayat korban ke kamar jenasah RSD dr Subandi Jember.
"Kondisi tubuhnya hancur mas, mungkin karena kerasnya benturan. Bahkan beberapa anggota tubuhnya juga tidak utuh lagi. Korban semakin sulit dikenali," kata salah seorang petugas kamar mayat RSD dr Subadi Jember.
(fat/fat)











































