Kecelakaan terjadi di depan SPBU jalan raya Kecamatan Kapongan. Akibat kecelakaan itu, empat penumpang APV yang semuanya staf inspektorat menderita luka parah. Untuk menyelamatkan nyawanya, semua korban langsung dilarikan ke IGD RSU dr Abdoer Rahem Situbondo.
Di antara 4 korban itu adalah Meri (27), wanita hamil 5 bulan. Meri mengalami patah tangan dan sejumlah luka. Sopir mobdin APV, Imam Satrio (55), juga patah kaki dan luka parah di wajah. Keduanya bahkan berencana dirujuk ke RSU dr Soebandi Jember.
Dua lainnya, Danang (52) dan Endang (38) juga menderita luka-luka dan harus dirawat di RSU dr Abdoer Rahem Situbondo. Sementara sopir truk boks, Kiki Alexander (27), warga Balung, Jember, lolos dari cedera.
"Saat kecelakaan, mereka semua baru melakukan pemeriksaan di Kecamatan Jangkar," kata Inspektur Pembantu Inspektorat Situbondo, Dhimyati Hamid kepada detiksurabaya.com di IGD RSU Situbondo.
Keterangan yang dihimpun, saat itu mobil APV melaju kencang dari arah timur ke barat. Menjelang lokasi kejadian, dari arah berlawanan tiba-tiba muncul truk boks.
Celakanya, saat itu truk boks yang dikemudikan Kiki Alexander berjalan oleng ke kanan hingga melebihi marka jalan. Saat bersamaan, mobil APV berplat merah itu berada di jarak yang cukup dekat sehingga kecelakaan tak bisa dihindari.
"Mobil saya oleng karena menghindari sepeda motor yang mau nyeberang jalan, pak. Makanya mobil saya sampai ke lajur sebelah kanan," tutur Kiki Alexander kepada polisi.
Namun, polisi emoh percaya begitu saja terhadap pengakuan si sopir. Sebab, keterangan sementara saksi saat kejadian tidak ada sepeda motor yang hendak menyeberang jalan. Selain itu, saat melakukan olah TKP polisi juga menemukan bekas rem truk boks yang melekat di aspal cukup panjang, sekitar 42,2 meter. Polisi menduga kecepatan truk boks itu mencapai 80 KM/jam.
"Bisa jadi sopir truk itu mengantuk, karena keterangan saksi tidak ada yang dihindari oleh truk. Dari bekas remnya, kecepatan truk diperkirakan 80 KM/jam. Tapi kami masih perlu penyelidikan lebih dalam untuk memastikan penyebab kecelakaan," kata Kanit Laka Satlantas Polres Situbondo, Iptu Bahtiar.
(fat/fat)










































