Mantan Kepala Keuangan Pemda Bojonegoro Dijebloskan Penjara

- detikNews
Senin, 28 Jan 2013 13:16 WIB
Bojonegoro - Kejari Bojonegoro akhirnya mengeksekusi Mohammad Zaenuri, mantan Kepala Bagian Keuangan Sekretariat Pemda Bojonegoro, yang kini menjadi staf PNS di Inspektorat Pemda Bojonegoro.

Zaenuri yang mengenakan baju hem biru bermotif garis dikawal petugas Kejari Bojonegoro menuju mobil tahanan. Dia dibawa ke lapas kelas 2A di Jalan Diponegoro, setelah menjalani pemeriksaan di ruang Kasi Pidsus Kejari Bojonegoro.

Terpidana dinyatakan bersalah oleh Mahkamah Agung (MA) karena turut serta melakukan korupsi senilai Rp 6 miliar. Dalam putusan kasasi, MA membatalkan putusan Pengadilan Tinggi Surabaya dan menjatuhkan pidana kurungan penjara selama 2 tahun. Selain itu, MA juga menjatuhkan denda Rp 200 juta subsider 4 bulan kurungan penjara.

Kepala Kejaksaan Negeri Bojonegoro Tugas Utoto, menyambut baik terpidana Zaenuri. Karena kooperatif meski baru mendapat surat panggilan pertama, PNS ini langsung hadir dan siap di eksekusi.

"Terpidana cukup kooperatif, meski baru satu kali terima surat panggilan eksekusi, dia langsung hadir dan siap di eksekusi, kita berharap para terpidana lain juga bisa lebih kooperatif," kata Kejari Bojonegoro Tugas Utoto kepada wartawan di ruang kerjanya, Senin (28/1/2013).

Sementara Zaenuri, hanya bisa pasrah dan tidak akan melakukan peninjauan kembali terhadap kasus yang menimpa dirinya ini.

"Saat ini belum terpikirkan untuk PK, saya jalani dulu saja," keluh Zaenuri saat dikonfirmasi wartawan.

Sebelumnya, Zaenuri menjadi pesakitan karena ikut serta korupsi bersama Eks Bupati Santoso, sebesar Rp 6 miliar. Dana yang dikorupsi diambil dari dua pos anggaran. Diantaranya pos peningkatan pelayanan kedinasan kepala dan wakil kepala daerah sebesar Rp 4 miliar dan pos Bantuan Sosial (Bansos) Rp 2 miliar.


(fat/fat)