Politisi asal Partai Golkar itu tidak bisa memendam kekesalan saat melihat beberapa ruangan dalam kondisi kosong. "Kemana semua ini," tanya Rendra saat masuk ke ruang Bidang Ketahanan Politik Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol).
Sejumlah staf menjadi sasaran Rendra untuk menanyakan pekerjaan mereka saat itu. "Apa yang kamu kerjakan saat ini," ucap Rendra kepada salah satu staf.
Pertanyaan itu langsung membuat para staf kelimpungan, hingga terlihat kebingungan. "Kami sedang bikin surat pak," jawab Aleks Sili Kabid politik Dalam Negeri.
Aleks Sili mengaku, sejumlah staf sedang izin meninggalkan pekerjaan untuk melayat salah satu pegawai yang meninggal dunia. "Ada yang meninggal kabid dan mereka melayat saat ini," aku Aleks.
Berbeda ketika Rendra meneruskan sidaknya ke Dinas Bina Marga, di tempat itu Rendra sudah menemukan sebuah sistem pengendali kerja pegawai sehingga mereka tidak telantar.
"Kalau disini sudah tersedia apa pekerjaan pegawai dan semua kegiatan pegawai setiap hari, untuk memudahkan pelaporan," tegas Kadis Bina Marga Moch Anwar disela mendampingi Bupati Malang memeriksa pekerjaan pegawainya.
Rendra mengatakan, beberapa pegawai meninggalkan ruang kerja tanpa melampirkan alasan jelas. "Mestinya isi di buku pengendali pegawai, kemana perginya. Bukan asal keluar," tandas Rendra.
Menurut Rendra, para pegawai semestinya bekerja sesuai aturan yang diberlakukan dan semuanya sudah diucapkan dalam sumpah jabatan. "Dulu awal kan disumpah, soal intergritas,loyalitas dalam menjalankan tugasnya," tutur Rendra.
Hasil temuan ini, lanjut Rendra, akan ditindaklanjuti dengan memanggil para pegawai yang meninggalkan pekerjaan tanpa alasan jelas sejak makan siang selesai. "Makanya saya ajak inspektorat agar ditindaklanjuti," sambung Rendra.
(/)










































