Ribut Batas Tanah, Pengrajin Batu Bata Dikeroyok Tetangga

Ribut Batas Tanah, Pengrajin Batu Bata Dikeroyok Tetangga

Syaiful Kusmandani - detikNews
Sabtu, 19 Jan 2013 09:33 WIB
Jember - Pengrajin batu bata yang sedang membuat pagar untuk tempat usahanya, dipukul batu bata buatannya sendiri oleh salah seorang tetangga yang tiba-tiba dan melakukan penyerangan.

Mahmud (43), warga Dusun Pelalangan Desa Suka Makmur Kecamatan Jenggawah, Jember langsung melaporkan aksi penganiayaan Muhyid (40) tetangganya ke Polsek Jenggawah.

Dengan luka di bagian kepala akibat dipukul batu bata, korban menceritakan peristiwa yang menyebabkan dirinya luka 12 jahitan d ikepala pada polisi. Menurutnya, saat membuat pagar batas tempat usahanya yang berbatasan dengan rumah pelaku. Korban saat itu tidak ada rasa curiga pada pelaku saat mendatanginya.

"Dia datang dan saya seperti biasa menyapanya, kok tiba tiba saja batu bata diambil dan dipukulkan ke kepala saya ini," kata Mahmud kepada detiksurabaya.com Sabtu (19/01/13).

Pukulan batu bata tepat di bagian kepala membuat korban langsung jatuh dan tidak ada kesempatan untuk melakukan perlawanan.

Dari cerita AlKhadafi anak korban pada polisi, pukulan batu bata ke kepala membuatnya pingsan dan jatuh, saat itu juga korban tidak sadar jika penganiayaan itu dilakukan ramai ramai.

"Saya liat bapak itu dikeroyok, mungkin yang dilihat pertama kali itu Muhyid karena dia datang pertama dan memukulnya," jelas Khadafi di hadapan polisi.

Polisi yang menerima laporan tersebut langsung memintai keterangan korban dan anaknya yang melihat peristiwa pengeroyokan.

"Dari hasil laporan korban beserta anaknya yang menjadi saksi aksi pengeroyokan, kita akan sesegera mungkin akan mencari pelakunya," tandas Kanit Rekrim Polsek Jenggawah Aiptu Bambang Prayitno.

(/)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini