Sanca Pemangsa Burung Ditangkap Warga

Sanca Pemangsa Burung Ditangkap Warga

Ghazali Dasuqi - detikNews
Kamis, 17 Jan 2013 14:03 WIB
Sanca Pemangsa Burung Ditangkap Warga
Situbondo - Seekor ular Sanca berukuran besar membuat heboh warga Kelurahan Dawuhan, Kecamatan Kota Situbondo, Kamis (17/1/2013). Ular berukuran panjang 2,5 meter itu berhasil ditangkap di sela-sela rumah milik Samsidi (60) dan Enjis (56).

"Ular sanca ini ditangkap barusan sama warga. Waktu kita timbang beratnya 5 kg," kata seorang warga setempat, Rintis Guntoro (40) kepada detikSurabaya.com di rumahnya RT 01/01 Kelurahan Dawuhan, Kamis (17/1/2013)

Ular Sanca itu dicurigai sebagai pemangsa sejumlah burung kicau milik warga. Sebelum ular berhasil ditangkap, warga memang banyak kehilangan burung kicau piaraannya. Di antaranya, Enjis yang mengaku kehilangan 3 ekor burung kicau kesayangannya. Awalnya, pria berambut gondrong itu curiga burung kicaunya dimakan tikus. Sebab, sebagian sangkar burung miliknya rusak.

"Tapi begitu tahu di samping rumah saya ada ular ini, saya pastikan ular ini yang makan burung kicau milik saya. Burung kicau milik saya yang hilang semuanya tiga ekor, salah satunya cucak ijo seharga Rp 1 juta," tukas Enjis.

Ular sanca itu berhasil ditangkap sesaat setelah tepergok muncul di sela-sela rumah Samsidi dan Enjis yang hanya berjarak 10 cm. Ular itu terlihat Enjis sempat merayap di tembok dan turun dari bagian atas depan rumahnya. Enjis nyaris saja menembaknya dengan senapan angin, sebelum akhirnya ular naik kembali dan masuk ke sela-sela tembok dua rumah itu. Warga yang memutuskan untuk menangkapnya ramai-ramai, langsung menjebol tembok depan penutup sela dua rumah itu.

"Kalau malam di samping rumah saya ini memang ada yang berbunyi seperti jangkrik. Tapi saya benar-benar tidak menyangka kalau itu bunyi ular," tukas Ny Samsidi.

Pantauan detikSurabaya.com, sejak berhasil ditangkap ular sanca berukuran besar itu menjadi perhatian warga. Mulai dari orang dewasa hingga anak-anak banyak berdatangan ke rumah Rintis Kuncoro, tempat ular sanca disimpan.

Bahkan, di antara warga menyempatkan diri untuk minta diabadikan lewat foto bersama si ular sanca. Agar tidak berbahaya, bagian mulut ular sanca itu ditutup dengan lakban. Rintis Guntoro sendiri berencana untuk memelihara ular tersebut.

"Ular sanca ini bagus, bermotif batik. Makanya saya tidak berniat menjual, kemungkinan saya pelihara saja. Ular ini berjenis kelamin betina dan saya curiga ada pasangannya. Makanya nanti masih akan kami pantau," pungkas Rintis Guntoro.

(bdh/bdh)
Berita Terkait