Peristiwa ini terjadi saat korban akan pulang ke rumahnya. Namun saat melintas di Desa Bago Kecamatan Gumukmas, korban dihadang dua preman Muhammad Sulhan asal Dusun Gadungan Desa Kasian, Puger dan Lukman warga Jalan Manggar Gang Anrokan lingkungan Poreng Kelurahan Slawu, Patrang.
Kedua preman tersebut meminta uang untuk beli rokok. Namun korban tetap menolak permintaan keduanya. Karena merasa tidak diberi uang, Lukman salah seorang preman emosi dan mendadak mengambil uang yang ada di saku baju korban.
Tanpa melihat nilai mata uangnya, Lukman langsung kabur bersama Sulhan.
"Uang di saku saya cuma Rp 6 ribu saja, saat itu dia langsung menarik baju dan mengambil uang di saku," kata Kardi, korban pemerasan kepada detiksurabaya.com Jumat (11/1/2013).
Bukan karena nilai mata uangnya, namun sikap memeras mengundang korban marah. Melihat Lukman melarikan diri, korban mengejarnya. Saat itu juga korban dan pelaku adu jotos, bahkan korban dibanting hingga tak sadarkan diri.
"Saya dibanting ke tanah dan kepala ini bocor setelah itu saya lupa," tambahnya.
Kini korban masih menjalani perawatan di Puskesmas Gumukmas karena luka di kepalanya. Sementara Lukman dan Sulhan yang melarikan diri bisa ditangkap polisi sektor setempat.
(fat/fat)











































