Diantaranya, Brimob 853 personel, Polres Bangkalan 100 personel, Polres Sidoarjo 58 personel, Polres Sumenep 99 personel, Polrestabes Surabaya 100 personel, Polres Gresik 32 personel, Polres Sampang 50 Personel dan tanjung perak 28 peronel.
"Untuk pengamanan pilkada, kita menerjunkan 2.048 anggota polisi," kata Kapolres Pamekasan, AKBP Nanang Chadarusman.
Sedangkan anggota Polres Pamekasan, kata dia, diterjunkan sebanyak 555 personel.
Menurut Nanang, personel akan dikerahkan ke seluruh TPS. Pihaknya akan membagi tiga pola, yakni rawan, sedang dan aman. Untuk TPS rawan, akan ada 1 TPS 1 polisi, sedang 2 TPS 1 polisi, aman 3 TPS 1 polisi. Untuk pasukan Brimob Polda
disebar ke setiap polsek dengan kekuatan satu peleton per polsek.
Sementara KPU Kabupaten Pamekasan mencatat ada 644.142 pemilih DPT (Daftar Pemilih Tetap). Mereka akan mencoblos di 1.582 TPS di 13 kecamatan. Untuk pilkada ini, KPU Pamekasan menyiapkan 3.164 bilik suara.
Dalam pilkada 2013 ini, dengan menumpang Toyota Fortuner warna hitam bernopol N-4881-NA, Khalilurrahman yang menjadi calon incumbent Pilkada Pamekasan yakin bakal meraup 60% suara.
Tepat pukul 08.45, Khalilurrahman yang mengenakan baju koko bersongkoh putih, langsung memasuki TPS 03 Kelurahan Bugih. Khalilurrahman didamping Nyai Royhana.
"Saya optimis akan memenangkan Pilkada Pamekasan 2013 ini. Untuk perolehan suara, saya yakin bisa mendulang hingga 60 prosesn hingga 65 prosen suara," tegas Khalilurrahman, ditemui seusai mencoblos di TPS 03 Kelurahan Bugih yang berjarak 300 meter arah timur Pendopo Bupati Ronggosukowati di Jalan Kabupaten Pamekasan.
Khalilurrahman yang diusung oleh parpol pemilik 26 kursi parlemen itu tampak melangkah pasti menuju bilik suara. Dalam Pilkada Pamekasan 2013 ini, Khalilurrahma diusung oleh PKB (5 kursi), PBB (5 kursi), Partai Golkar (5 kursi), Gerindra (2 kursi), PBR (3 kursi), PDIP (2 kursi) dan PKNU (4 kursi).
Meski begitu, Khalilurrahman mengajak semua pihak untuk menghormati hasil Pilkada Pamekasan ini.
"Marilah kita hormati siapapun yang nantinya memenangkan pilkada. Sedangkan pihak yang kalah harus menerima secara legowo dan tak perlu menggelar aksi demo yang ujungnya merugikan masyarakat Pamekasan itu sendiri," ajak pria yang juga pengasuh Pondok Pesantren Panempang Pamekasan itu.
Agaknya, Khalilurrahman ingin mengulangi kemenangannya saat bertarung dengan mantan Bupati Ahmad Syafi'i disaat Pilkada 2008 lalu. Kala Pilkada tahun 2008 lalu, Khalilurrahman yang saat itu berpasangan dengan Kadarisman Sastrodiwirjo berhasil menang dengan perolehan suara 228.817.
Sementara Achmad Syafi (kala itu menjabat Bupati Pamekasan) berpasangan dengan Sahibuddin mendapat suara 170.080, dan pasangan ketiga yakni Dwiatmo Hadiyanto (mantan Bupati Pamekasan 1998-2003) berpasangan dengan Supriyadi mendapat suara 62.736.
(/)











































