Takut Banjir Susulan, Warga Ramai-ramai Pasang Bronjong

Takut Banjir Susulan, Warga Ramai-ramai Pasang Bronjong

Ghazali Dasuqi - detikNews
Jumat, 04 Jan 2013 18:30 WIB
Takut Banjir Susulan, Warga Ramai-ramai Pasang Bronjong
Situbondo - Puluhan warga Desa Selowogo Kecamatan Bungatan, ramai-ramai turun ke sungai. Mereka menutup tangkis jebol yang memicu terjadinya banjir yang merendam rumah warga dan areal persawahan.

Warga khawatir debit air sungai naik lagi hingga bisa memicu banjir susulan. Apalagi saat ini hujan deras sering mengguyur wilayah tersebut. Bersama jajaran pemkab Situbondo, TNI, Polri dan Pramuka, warga memasang bronjong untuk menutup tangkis yang jebol.

"Ini hanya penanganan darurat. Tadi banyak pihak yang ikut gotong royong memasang bronjong bersama warga. Ada personil TNI, Polri, Pramuka, TRC BPBD, dan Tagana. Bahkan, Bupati dan Wakil Bupati juga ikut turun kerja bakti," kata Kepala Pelaksana BPBD Situbondo, Zainul Arifin, Jumat (4/1/2013).

Sayangnya, tidak semua bronjong yang disediakan sebanyak 125 unit terpasang semua. Sebab, material batu untuk bronjong tidak mencukupi. Sehingga hanya sebagian tangkis jebol yang kini tertutup bronjong hasil kerja bakti tersebut.

Kondisi ini membuat sebagian warga Desa Selowogo tetap dilanda cemas lantaran
khawatir debit air Kali Plalangan naik lagi. Pihak terkait pun berencana mendatangkan alat berat untuk membantu warga mendatangan material bronjong hingga semua bisa terpasang sesuai kebutuhan.

"Untuk antisipasi jangka panjang, diperlukan normalisasi di sungai ini. Banjir yang sering terjadi ini karena aliran sungai yang semakin dangkal. Sehingga dasar sungai hampir menyamai dataran di sekitarnya," sambung Zainul.

Diberitakan sebelumnya, hujan deras mengguyur wilayah Situbondo menyebabkan banjir. Di Desa Silowogo Kecamatan Bungatan, sedikitnya 8 rumah warga dan hektaran sawah terendam banjir. Air masuk ke pemukiman rumah warga hingga mencapai setinggi lutut orang dewasa.

Selain menimbulkan kepanikan, banjir juga menyebabkan perabotan rumah warga yang tergenang ikut terendam. Banjir terjadi akibat ambrolnya tangkis Kali Plalangan hingga air meluber ke persawahan pemukiman warga.

(fat/fat)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini