"Sudah biasa mas, macet 5 sampai 10 menit," tegas Muchromin salah satu satpam berjaga depan lift berbincang dengan detiksurabaya.com di RSSA, Jumat (4/1/2013).
Muchromin mengaku, lift macet atau tak bergerak, umumnya dikarenakan kelebihan jumlah orang di dalamnya. Kapasitas 10 orang tidak pernah ditaati pengguna. "Karena lebih dari 10 orang," aku dia.
Meski begitu, Muchromin menyangkal adanya kejadian yang menimpa Zakaria itu. "Tidak ada mas, lihat sendiri lift normal," sambungnya.
Ia menambahkan, pengguna lift biasanya juga tak menghiraukan ada satu lift khusus yang digunakan untuk pasien, letaknya di sisi kiri. Lift bagi pengunjung berada di sebelah kanan. "Biasanya yang sering macet, pakai lift pasien," imbuh dia.
Memang terdapat dua lift di ruang paviliun RSSA Malang seperti diuraikan oleh Muchromin. Dari pantauan detiksurabaya.com, lift beroperasi normal tanpa adanya kejadian yang menimpa Zakaria dan keluarganya beberapa jam lalu.
(bdh/bdh)











































