Penemuan jasad korban ini berawal dari kecurigaan warga yang bau busuk dari sungai Kertosari yang berada tepat di bawah Raya Purwodadi arah Malang yang kemduian dilaporkan ke posko pencarian korban.
Laporan tersebut kemudian ditindak lanjuti dengan menurunkan Tim SAR. "Setelah bau busuk, warga penasaran dan melihat ternyata ada mayat. Jasad korban kemudian kita evakuasi ke RSUD Bangil," kata Ponco Ismoyo, anggota Tim SAR saat dihubungi detiksurabaya.com, Jumat (4/1/2013).
Penyisiran yang dilakukan Tim SAR gabungan sebelumnya membuahkan hasil, satu dari dua korban hanyut kecelakaan bus Tentrem ditemukan 5 km dari TKP tepatnya di Sungai Welang, Pasuruan.
Sebelumnya, sebuah bus Tentrem nopol N 7260 UG yang membawa 53 penumpang dari arah selatan (Malang - Surabaya,red) mengalami kecelakaan di Raya Purwodadi saat jalanan menurun.
Bus yang berusaha mendahului sepeda motor yang dikendarai korban bersama kedua anak dan istrinya tiba-tiba memotong jalur bus hingga bus menabraknya dari belakang hingga kendaraan korban dan bus masuk kedalam sungai sedalam 7 meter. Akibat kejadian sebanyak 53 penumpang dan 2 orang pengendara mengalami luka, 5 diantaranya harus menjalani perawatan intensif.
Selain itu, polisi juga masih belum menyimpulkan kasus kecelakaan yang terjadi pada malam tahun baru (31/12/2012). Petugas gabungan dari Dishub dan polisi masih melakukan penelitian di lapangan untuk menentukan penyebab maupun tersangka.
(ze/ze)











































