Pada papan ukur di utara Pasar Kota Bojonegoro, tercatat ketinggian air pada angka 14.74 peilschall, padahal sebelumnya pada titik 14.92 peilschall. Meski air surut tidak signifikan, pemukiman warga masih banyak yang tergenang.
Seperti di Kelurahan Ledok Wetan, Bojonegoro Kota, ruas jalan desanya juga masih tergenang. Ribuan area persawahan warga di sepanjang bantaran sungai juga masih terendam air.
Ketinggian air banjir di ruas jalan poros desa, masih setinggi 20 cm - 30 cm. Harta benda warga yang diungsikan juga belum dibawa kembali ke rumahnya. Mereka khawatir air akan naik kembali.
"Debit air turun, tetapi masih perlu waspada, karena curah hujan di hulu masih tinggi. Kita berharap laut juga tidak pasang, sehingga air bisa mengalir," kata Sekretaris BPBD Bojonegoro, Budhi kepada detiksurabaya.com, Jumat (4/1/2013).
(fat/fat)











































