"Sudah-sudah kembali normal. Kami dapat kabar pukul 10.20 WIB kalau jalur sudah bisa dilewati," kata Manager Humas Daops 8, Sumarsono saat dihubungi detiksurabaya.com, Kamis (3/1/2013).
Akibatnya, KA Mutiara Timur yang sempat tertahan di Stasiun Banyuwangi dan tidak bisa melanjutkan perjalanan kembali ke Surabaya sudah beroperasi lagi.
"KA Mutiara Timur dari Banyuwangi yang sempat tertahan akibat jembatan ambrol sudah kembali beroperasi meski saat melitas jembatan, kecepatan kerata hanya 5 km/jam," imbuhnya.
Sebelumnya, jembatan penahan rel kereta api di Kelurahan Boyolangu, Banyuwangi, ambrol diterjang banjir, Rabu (2/1/2013) pukul 17.00 kemarin.
Akibatnya, jalur kereta api rute Stasiun Banyuwangi Baru - Surabaya lumpuh. Kereta Api Mutiara Timur malam tujuan Surabaya yang dijadwalkan berangkat Pk 21.45 Wib dari Stasiun Banyuwangi Baru (Ketapang) dibatalkan.
Gerusan banjir itu merontokkan jembatan, rel kereta api pun menggantung di atas sungai. Hal ini membuat kereta tujuan Banyuwangi hanya bisa sampai Stasiun Karangasem dan melanjutkan perjalanan dengan menggunakan bus yang disediakan PT KA.
(ze/ze)











































