Sopir Bus Restu Positif Konsumsi Sabu Saat Menyetir

Kecelakaan Maut di Lumajang

Sopir Bus Restu Positif Konsumsi Sabu Saat Menyetir

Santi Rahayu - detikNews
Senin, 31 Des 2012 17:52 WIB
Sopir Bus Restu Positif Konsumsi Sabu Saat Menyetir
Lumajang - Sopir Bus Restu yang menabrak 3 mobil dengan 3 korban tewas di Ranuyoso awal pekan lalu ternyata positif mengkonsumsi sabu-sabu. Sonip Santoso (40), nama sopir berada dalam pengaruh sabu-sabu saat menjalankan kendaraannya.

Hal ini disampaikan Kanit Laka Satlantas Polres Lumajang Aiptu Gunawan ketika dikonfirmasi detiksurabaya.com, Senin (31/12/2012). 

Dikatakannya, pengemudi Bus Restu jurusan Jember-Surabaya yang menjadi pemicu kecelakaan maut ini, terbukti positif menggunakan zat methampethamine setelah dimintakan tes urine oleh penyidik.

"Namun, untuk memperjelas kandungan narkobanya, kami tengah mengirimkan hasil uji tersebut dan barang-bukti hasil tes urinenya ke Labfor Polda Jatim," Gunawan saat ditemui dalam persiapan pengamanan perayaan Tahun Baru 2013.

Atas hasil penyidikan ini pihak Satlantas Polres Lumajang tengah memperdalam proses penanganan insiden kecelakaan yang mengakibatkan tiga nyawa rombongan asal Bali melayang ini,

Korban tewas adalah Ny. Gusti Ayu Wartami (54), Ny. Dewo dan Diah (17), siswa kelas 3 SMA, ketiganya asal Jl. Serma Karma, Gang Duri, Kabupaten Gianyar Bali. Sedangkan, 9 penumpang lainnya mengalami cedera.

“Kita akan mendlami penyidikannya, untuk menjerat unsur kelalaian dengan jeratan hukuman maksimal 15 tahun penjara sesuai Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu-Lintas dan Angkutan Jalan Raya serta unsur penggunaan narkoba bagi pengemudinya,” tukas Gunawan.

Seperti diberitakan, kecelakaan maut yang terjadi di Jl. Raya Desa Wates Wetan, Kecamatan Ranuyoso, Minggu (24/12/2012) sekitar pukul 10.52 ini, melibatkan 4 kendaraan sekaligus yang melaju dengan kecepataan tinggi searah dari jalur Lumajang menuju Probolinggo tersebut.

Keempat kendaraan yang terlibat kecelakaan adalah Bus Restu Jurusan Jember-Surabaya bernomor polisi N-7391-UG, Daihastu Taruna warna silver bernomor polisi DK-1739-DC, Toyota Avanza berplat nomor DK dan Suzuki APV yang juga bernomor polisi DK asal Bali.

Akibat insiden ini, tiga penumpang mobil station tergencet bodi mobil hingga tewas seketika di lokasi kejadian dan penumpang lainnya mengalami cedera, baik berat maupun ringan.

Lokasi peristiwa kecelakaan ini, juga dinilai jajaran Polres Lumajang sangat membahayakan sebagai kawasan rawan kecelakaan. Meski demikian, tidak jarang pengemudi armada bus yang melintas juga ugal-ugalan karena minimnya pengamanan dan pengawasan oleh petugas Satlantas yang ditempatkan di sana.

(iwd/iwd)

Berita Terkait