"Hasil musyawarah kita tadi mengerucut pada Khofifah," kata KH Abdul Hakim Abbas, pengasuh Ponpes Leran Manyar, Gresik, kepada detiksurabaya.com, Kamis (27/12/2012).
Khofifah dianggap sebagai putri kebanggaan warga Nahdlatul Ulama (NU), karena mempunyai banyak pengalaman, diantaranya pernah menjabat sebagai menteri pada era Presiden Gus Dur, bahkan saat ini menjabat sebagai Ketua PP Muslimat NU.
"Tentu kiprah Khofifah sudah tak diragukan lagi sebagai pemimpin. Dia putri kebanggaan warga NU," imbuh KH Abdul Hakim Abbas.
Hal senada diungkapkan pengasuh Ponpes Tebuireng, KH Sholahuddin Wahid mengatakan, calon gubernur pada Pilgub Jatim tahun 2013 mendatang, harus satu orang saja. Selain Khofifah, nama Saifullah Yusuf (Gus Ipul) juga bakal maju menjadi cagub Jatim.
Keduanya (Khofifah dan Gus Ipul,red) sendiri merupakan kader NU yang sudah memiliki andil besar dalam perjalanan NU di pusat maupun di daerah. "Jika keduanya berkeinginan maju, harus disurvei dan diukur oleh lembaga yang independen," ujar Gus Sholah.
Pertemuan tertutup itu sendiri dihadiri puluhan dari berbagai daerah di Jatim. Informasi yang dikumpulkan detiksurabaya.com, para kiai itu diantaranya KH Hasib Abdul Wahab dari Ponpes Bahrul Ulum Tambakberas, KH Mas Mansur dari Ponpes Sidosermo Surabaya, KH Masduqi Abdurrahman dari Perak Jombang.
KH Zulfikar As’ad dari Pesantren Darul Ulurm Rejoso, KH Abdul Hakim dari Gresik, KH Abdul Ghofur Ponpes Sunan Drajat Lamongan dan beberapa pengasuh dari Kediri, Nganjuk, Bojonegoro, Sidoarjo dan Tulungagung serta wilayah Tapal Kuda.
(ze/ze)










































