Jasad korban pertama kali ditemukan Sutrisno, perangkat Desa Glanggang kecamatan setempat saat mengawasi aliran sungai. Setiap harinya Sutrisno bertugas mengatur irigasi air ke persawahan warga.
Saat itulah jasad korban mengenakan kaos kuning dan celana pendek hijau mengapung di pinggir sungai dalam kondisi tak bernyawa. Jarak mayat ditemukan dengan tempat tinggal korban sejauh 1 Km.
Sebelumnya, putra pasangan Sucipto (40) dan Citarti (35), itu diketahui asyik bermain di pinggir sungai tanpa pengawasan kedua orang tuanya.
"Korban ditemukan tewas di sungai," ujar AKP Ni Nyoman Sulastri kepada wartawan usai mendatangi lokasi kejadian.
Kapolsek Pakisaji ini menambahkan, saat kejadian kedua orang tua korban lengah mengawasi keberadaan putranya dan justru sibuk melayani pembeli di toko depan rumahnya. "Sampai korban sendirian bermain di pinggir sungai," imbuh Nyoman.
Untuk keperluan penyelidikan jasad korban dibawa ke puskesmas setempat untuk menjalani visum.
(fat/fat)










































