Tim SAR gabungan dari Tagana Sidoarjo, Intai Amfibi Marinir Karangpilang, SAR Brimob Polda Jatim menemukan jenazah Elang sekitar pukul 11.15 WIB. Jenazah bocah umur 14 tahun ini ditemukan dalam kondisi mengambang dengan posisi berdiri. Tim SAR dengan mudah melihat kepala Elang sehingga mudah untuk dievakuasi.
Menurut Aipda Suliono petugas Polsek Waru, bahwa korban ditemukan di pintu dam air perbatasan dua desa.
"Yang mengevakuasi adalah tim SAR, saat itu posisinya di Sungai Buntung sekitar Desa Tropodo," kata Suliono di lokasi, Senin (17/12/2012).
"Dari lokasi kejadian ke lokasi ditemukannya korban berjarak sekitar 8-9 km," tambah dia lagi.
Jenazah Elang mengalami kerusakan cukup parah. Bagian wajah Elang hancur karena terkena benturan batuan sungai. Kondisi badan jenazah juga kaku dan membiru saat diangkut oleh tim SAR.
Setelah dievakuasi, jenazah Elang kemudian langsung dibawa ke rumah duka Jalan Raya Bungurasih Barat. Saat tiba di rumah duka jenazah disambut isak tangis histeris para kerabat.
Kini tim SAR masih melakukan pencarian terhadap jenazah Adi Firmansyah (10) yang hanyut berbarengan dengan Elang Aprian (14) di Sungai Buntung Bungurasih pada Minggu (16/12/2012) sore lalu.
(fat/fat)










































